Baca Berita



50 PESERTA IKUTI PELATIHAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DESTINASI WISATA

50 PESERTA IKUTI PELATIHAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DESTINASI WISATA



Penulis : Humaspro | Tanggal Publish : 21 Oktober 2021

KEBERSIHAN DESTINASI WISATA. Guna menciptakan lingkungan indah dan bersih di tempat Destinasi wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor kembali menggelar Pelatihan Kebersihan Lingkungan Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata, di Hotel Mapia, Kamis (21/10/2021).

Pelatihan Kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi pariwisata diikuti peserta sebanyak 50 orang. Setelah pelatihan mereka diharapkan mampu menjaga kebersihan di lokasi destinasi wisata, sehingga destinasi wisata itu dapat memikat kunjungan wisatawan secara berkelanjutan. .

Plh Sekretaris Daerah Simon Rumaropen, S.Sos.,MM saat membacakan sambutan tertulis Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd mengatakan, penyediaan dan pengelolaan fasilitas wisata kebersihan menjadi satu hal yang sangat penting untuk dapat memberikan kepuasan kepada wisatawan maupun pengunjung yang datang.

"Kebersihan lingkungan atau sanitasi sangat penting menjadi perhatian bersama secara serius, saya berharap agar pelatihan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di kawasan destinasi wisata ini benar - benar terlaksana dan diikuti dengan baik, dengan harapan kedepan setiap kawasan destinasi wisata dapat memberikan kepuasan bagi pengunjungnya," katanya

Diharapkan kedepan penyediaan dan pengelolaan fasilitas wisata di semua destinasi wisata dapat disesuaikan dengan standar minimal yang ada sehingga dapat memberikan rasa puas kepada wisatawan dan pengunjung terhadap penyediaan dan pengelolaan fasilitas.

"Saya berharap para peserta yang hadir mampu menjadi garda terdepan, pendorong dan juga pioner bahkan pegiat untuk pengelolaan kebersihan di kawasan destinasi wisata yang ada. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar komunikasi, koordinasi dan kolaborasi usaha dalam mengembangkan sektor pariwisata ke arah yang lebih baik," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Yance Runaweri, dalam laporan singkatnya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan diantaranya, meningkatkan kualitas dan kuantitas para pengelola objek wisata yang paham akan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan cara mengelola sampah di destinasi pariwisata.

"Masalah sampah akan teratasi dan lingkungan menjadi bersih serta sanitasi terjaga di destinasi wisata. Menciptakan destinasi pariwisata sebagai ruang publik yang bersih, indah, aman, kreatif dan sebagai sarana pewarisan nilai - nilai sosial, budaya hidup bersih dan sehat," kata Yance menambahkan.(**)